Sabtu, 23 Agustus 2014

MAKNA TATA URUTAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA

Sejak Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya tanggal 17 Agustus 1945, maka dikenal ada beberapa produk hukum yang mengatur tentang hirarki/tata Urutan peraturan perundang-undangan secara khusus.

LEMBAGA NEGARA SESUAI DENGAN UUD NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945

Negara Indonesia menganut kedaulatan Rakyat. Bagaimana kedaulatan rakyat dilaksanakan? Karena rakyat sebagai pemegang kedaulatan, bukan berarti rakyat melaksanakannya dengan sekehendaknya sendiri, tetapi harus sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. Hal ini sesuai dengan bunyi Pasal 1 ayat (2) UUD 1945, bahwa “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-undang Dasar”

PENGERTIAN NORMA, MACAM-MACAM NORMA, DAN SANKSI BAGI PELANGGAR NORMA

Norma atau kaidah adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat. Ketentuan tersebut mengikat bagi setiap manusia yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut, dalam arti setiap orang yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut harus menaatinya. Di balik ketentuan tersebut ada nilai yang menjadi landasan bertingkah laku bagi manusia. Oleh karena itu, norma merupakan unsur luar dari suatu ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat, sedangkan nilai merupakan unsur dalamnya atau unsur kejiwaan di balik ketentuan yang mengatur tingkah laku tersebut.

Jumat, 22 Agustus 2014

UNSUR-UNSUR NEGARA

Untuk dapat dikatakan ada suatu negara, maka haruslah dipenuhi unsur-unsur antara lain wilayah, penduduk, dan pemerintah. Berikut penjelasan masing-masing unsur tersebut:

TUJUAN DAN FUNGSI NEGARA

Setiap negara pasti mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Tujuan ini menunjuk ke mana negara ini mau dibawa dan bagaimanakah kehidupan rakyatnya diatur untuk mencapai tujuan ini. Untuk itulah pembahasan tujuan negara menjadi penting dilakukan terkait dengan fungsi negara yang amat penting pula untuk dipelajari, karena sebagaimana dikemukakan oleh F. Isjwara (1999: 162) bahwa tujuan tanpa fungsi adalah steril dan fungsi tanpa tujuan adalah mustahil. Tujuan menunjuk pada ide-ide, cita-cita, sedangkan fungsi menunjuk pada pelaksanaan dari cita-cita dalam kenyataan.
  

TERJADINYA NEGARA

Mengenai terjadinya negara ini banyak para sarjana memberikan pendapat yang beragam. Terjadinya negara berhubungan dengan asal usul negara itu dibentuk, didirikan, dan dijalankan. Oleh karena beragamnya pendapat dari para sarjana tentang terjadinya negara atau asal usul negara, maka menimbulkan berbagai teori tentang terjadinya negara, antara lain: teori ketuhanan, teori perjanjian, teori kekuasaan, teori alamiah, dan sebagainya. Penjelasan singkat masing-masing tersebut adalah sebagai berikut:

PENGERTIAN BANGSA DAN NEGARA

          Ada yang menyamakan antara pengertian rakyat dengan bangsa. Rakyat atau dalam bahasa Inggris disebut people dan bangsa disebut nation sebenarnya tidaklah sama persis artinya, meskipun di antara keduanya ada persamaan yang fundamental. Bangsa senantiasa adalah rakyat, namun suatu rakyat tidaklah selalu merupakan bangsa (nation). Untuk menjadi suatu bangsa, menurut Kohn (F. Isjwara, 1999: 128) maka rakyat harus memiliki essensi psychis yakni a living and active corporate will (kehendak untuk aktif tinggal atau hidup bersama-sama), dan menurut Hertz (F. Isjwara, 1999: 128), bangsa memiliki "kesadaran nasional" sedangkan rakyat tidak. Bila ditinjau dari faktor objektif, agama, ras, kebudayaan, bahasa, asal keturunan sering dianggap sebagai inti atau hakikat bangsa.

PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA

Dasar negara dapat berupa suatu falsafah yang dapat merangkum atau menyimpulkan kehidupan dan cita-cita bangsa dan negara Indonesia yang merdeka. Dasar negara merupakan fondasi atau landasan yang kuat dan kokoh serta tahan terhadap segala gangguan, hambatan maupun rintangan dari dalam maupun dari luar, sehingga bangunan gedung di atasnya dapat berdiri dengan kokoh dan kuat. Bangunan itu ialah Negara Republik Indonesia yang ingin mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur.

Kamis, 21 Agustus 2014

ARTI PENTING UUD 1945 BAGI BANGSA DAN NEGARA INDONESIA

UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis dan sumber tertib hukum yang tertinggi dalam negara Indonesia yang memuat tentang:
a.   hak-hak asasi manusia;
b.   hak dan kewajiban warga negara;
c.   pelaksanaan dan penegakkan kedaulatan negara serta pembagian kekuasaan negara;
d.   wilayah negara dan pembagian daerah; kewarganegaraan dan kependudukan; keuangan negara.

MAKNA PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

Ditinjau dari asal-usulnya, kata “Pancasila” berasal dari bahasa Sanskerta  yang mengandung dua suku kata, yaitu  panca  dan  syila . Panca berarti lima dan syila dengan huruf i yang dibaca pendek mempu-nyai arti 5atu sendi, dasar, alas atau asas. Sedangkan syila dengan peng-ucapan i panjang (syi:la) berarti peraturan tingkah laku yang baik, utama atau yang penting. Dengan demikian Pancasila dapat diartikan berbatu sendi lima, atau lima tingkah laku utama, atau pelaksanaan lima kesusilaan Pancasyila Krama).